Catatan SICHA TRI


Sebuah Jurnal dari Seorang untuk Semuanya

Situasi Jepang: Transportasi di Jepang

Nah, mungkin ini bisa sedikit membantu kawan-kawan yang hendak pergi ke Jepang. Silahkan dicermati...


 

 

TRANSPORTASI DI JEPANG

 

            Jepang merupakan sebuah negara dengan sistem transportasi yang sangat nyaman, canggih, aman, dan teratur. Transportasi di Jepang sama seperti di negara-negara lain. Ada transportasi darat, laut, dan udara. Di darat, ada transportasi berupa kereta yang sangat baik dan menjadi transportasi utama di Jepang. Selain kereta ada juga subway. Untuk menghubungkan antarpulau di Jepang, terutama keempat pulau terbesar (Hokkaido, Honshu, Shikoku, dan Kyushu) tersedia kapal ferry sebagai sarana penyeberangan. Di samping itu, Jepang menyediakan layanan penerbangan Internasional yang komprehensif melalui dua maskapai penerbangan utama, yakni maskapai Japan Airlines dan All Nippon Airways, dan serta maskapai asing berbasis operator yang terbang ke seluruh penjuru dunia.

            Transportasi di Jepang rata-rata diakomodasi oleh perusahaan Japan Railway (JR). Perusahaan milik negara (kokuei kaisha). Ada JR Bus, JR Train, dan lainnya. Selain itu ada perusahaan-perusahaan lain yang mengakomodasi alat transportasi di Jepang. Tetapi yang paling besar adalah JR.

 

TRANSPORTASI AIR

Untuk menghubungkan kota-kota pelabuhan di Jepang dan juga untuk menghubungkan pulau-pulau kecil dengan pulau-pulau lainnya digunakan kapal feri dan kapal laut. Ada 1.770 km jalur air di Jepang, kapal berlayar mengarungi seluruh pedalaman dan pesisir laut.

Dua puluh dua pelabuhan utama yang ditunjuk oleh Kementerian Darat, Infrastruktur dan Transportasi meliputi Chiba, Fushiki/Toyama, Himeji, Hiroshima, Kawasaki, Kitakyushu, Kobe, Kudamatsu, Muronan, Nagoya, Niigata, Osaka, Sakai/Senpoku, Sendai/Shiogama, Shimizu, Shimonoseki, Tokyo, Tomakomai, Wakayama, Yokkaichi, dan Yokohama. Jepang memiliki 662 kapal diantaranya digunakan sebagai alat angkut maupun alat transportasi masal. Selain melayani rute dalam negeri, perairan Jepang juga melayani rute luar negeri.

 

TRANSPORTASI UDARA

Jepang saat ini memiliki 98 bandara. Gerbang internasional utama adalah Bandara Internasional Narita yang terletak di Tokyo, Bandara Internasional Kansai yang terletak di Osaka, dan Bandara Internasional Chubu Centrair di Nagoya. Untuk hubungan domestik utama dilayani oleh Bandara Internasional Tokyo, yang merupakan bandara tersibuk di Asia dan merupakan bandara tersibuk ke-4 di dunia.

Dari “japan-guide.com” disebutkan terdapat bandara internasional terbesar di jepang, diantaranya tokyo's narita airport, dilanjutkan oleh osaka's kansai airport, tokyo's haneda airport dan nagoya's central japan airport

 

TRANSPORTASI DARAT

            Di Jepang transportasi darat sangat beraneka ragam. Mulai dari yang sederhana hingga yang sangat canggih. Yang paling utama ada kereta, kemudian ada subway, bus, taksi, dan kereta tercepat (kereta peluru) yang bernama shinkansen.

  1. 1.      Bus

Bus merupakan salah satu transportasi darat yang cukup berdaya guna di Jepang. Pelayanan bus ada dalam siang ataupun malam hari. Di tiap prefektur ada pengakomodasian bus. Perusahaan yang mengakomodasi bus di Jepang ada beberapa, yaitu: JR Bus, Willer Express, Nishitetsu, Nohi Bus, Fujikyu Bus, dan Keio Bus. Tetapi yang terbesar adalah JR Bus dan Willer Express. Willer Express lebih banyak mengakomodasi travel.

JR Bus mengakomodasi dalam beberapa wilayah: JR Hokkaido Bus, JR Tohoku Bus, JR Kanto Bus, JR Tokai Bus, Nishinihon JR Bus, Chugoku JR Bus, JR Shikoku Bus dan JR Kyushu Bus.

 

     Bus menyediakan koneksi sepanjang waktu di kota-kota. Hampir semua terminal bus atau tempat keberangkatan bus berada di dekat stasiun kereta. Daftar jam bus datang tertera di bagian depan bus dan apabila tidak mengetahui jurusan keberangkatan bus, bisa bertanya pada sopir. Di Jepang, untuk naik bus penumpang harus menunggu di halte karena bus dilarang berhenti di sembarang tempat. Sopir bus di Jepang terkenal ramah dan dengan senang hati akan membantu penumpang yang kesulitan. Bahkan jika ada penumpang dengan kursi roda, sopir akan mematikan mesin untuk membantu penumpang istimewa tersebut hingga berada di dalam bus. Di dalam bus terdapat tempat-tempat khusus bagi penumpang yang berkkebutuhan khusus, penumpang tua, dan ibu-ibu hamil.

When riding a bus in Japan, press one of the stop buttons located around the bus to notify the driver that you want to get off. (TOKYO MONORAIL CO., LTD 2012)

Bus Ticketing

Harga tiket untuk bus rata-rata ¥200. Ada tiga macam tiket yang disediakan. one way tickets, round trip tickets and booklets of multiple tickets. Tiket round trip lebih murah 10% daripada tiket one way. Tetapi untuk membeli tiket round trip, kita harus menentukan tujuan dan waktu keberangkatan lebih dulu. Dengan tiket round trip, waktu kepulangan kita dari tempat tujuan sekitar 6-10 hari kemudian. Setelah itu, kita dapat memesan tiket round trip.

Tiket booklets of multiple (kaisuken), sama seperti tiket round trip, tetapi tiket booklets of multiple dapat merangkap 4-5 tiket sekaligus. Dan tiket dapat dibeli tiga bulan sebelumnya. Untuk anak-anak usia 6-12 tahun disediakan diskon apabila membeli tiket pada H-7 sampai H-21 hari keberangkatan.

Tiket bus dapat dibeli di terminal, via telepon, convenience store, dan online via internet. Saat ini telah banyak perusahaan bus yang menyediakan layanan pesan tiket via internet.

 

  1. 2.      Taksi

Taksi, di sisi lain juga banyak tersedia dan biasanya dapat mengantarkan pelanggan ke alamat yang ditulis dalam bahasa Jepang atau yang tertulis dalam kartu bisnis. Jika lampu merah di pojok kiri bawah kaca menyala, maka artinya taksi tersebut kosong dan bisa ditumpangi. Berhati-hati jika mendekati pintu kiri belakang taksi, karena pintu dibuka dan ditutup secara otomatis dari dalam oleh pengemudi. Tarif taksi cenderung yang paling mahal dari moda transportasi lain.

Most Japanese taxi drivers will open and close the door for you. Understand that the driver does not get out of the taxi and open the door, but rather uses controls near the drivers seat to operate the doors. Also note that all taxis in the city are non-smoking.( TOKYO MONORAIL CO., LTD 2012)

 

  1. 3.      Mobil dan Kendaraan Lain

Jasa penyewaan mobil juga tersedia di kebanyakan kota besar dan menengah serta di bandara dan stasiun kereta api utama, dengan surat izin mengemudi internasional diakui.

Selain kendaraan-kendaraan umum, penduduk Jepang juga menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil. Namun jumlahnya tidak sebanyak di Indonesia. Harga mobil di Jepang tidak terlampau mahal, namun pajak parkirnya yang sangat mahal. Penduduk Jepang lebih memilih berjalan kaki dan bangga menggunakan alat-alat transportasi umum. Selain itu ada sarana transportasi yang sangat membantu dan sangat lazim digunakan orang-orang Jepang yaitu sepeda. Di Jepang, sepeda juga diwajibkan mempunyai surat agar boleh digunakan di jalan raya. Untuk surat-surat tersebut, biasanya saat membeli sepeda, penjual akan menawarkan pilihan untuk mendaftarkan sendiri atau minta didaftarkan ke Kuyakusho. Biaya pendaftaran sekitar 500-600 yen. Untuk surat sepeda ini tidak ada masa berlaku, jadi dapat berlaku hingga sepeda tidak dapat digunakan lagi.

 

untuk ticketing, orang bisa memesan secara online di sebuah site misalnya di japan-guide.com. tidak hanya pemesanan tiket peasawat, kendaraan lain dan hotel juga bisa dipesan.

 

  1. 4.      Kereta

Kereta adalah satu alat transportasi yang paling banyak dipakai di Jepang. Kemudahan dan kenyamanan yang diberikan oleh kereta api membuat berkeliling Jepang menjadi efisien. Jenis-jenis kereta di Jepang antara lain:

  1. Kereta lokal (futsu-densha 普通電車): berhenti di setiap stasiun besar maupun stasiun kecil.
  2. Kereta cepat (kaisoku-densha 快速電車): biasanya melewati beberapa stasiun kecil. Harga tiket tidak berbeda dengan kereta lokal.
  3. Kereta ekspres (kyuukou-densha 急行電車): hanya berhenti di beberapa stasiun saja. Stasiun yang dilewati lebih sedikit dari kereta cepat. Tarifnya lebih mahal daripada kereta cepat.
  4. Kereta super ekspres (tokkyuu-densha特急電車): hanya berhenti di stasiun besar. Besar tarif antara ¥500-¥4000.
  5. Kereta peluru (shinkansen新幹線): kereta tercepat. Sering disebut kereta peluru. Jalur shinkansen berbeda dari jalur kereta-kereta lain di Jepang. Tiket kereta shinkansen mulai ¥800-¥8000. Rute shinkansen ada sembilan yang membentang dari utara Jepang sampai selatan.

-          Shinkansen Tohoku; membentang 647,9 km antara Tokyo sampai Shin-Aomori. Menghubungkan kota-kota besar di utara Tokyo termasuk Utsunomiya, Koriyama, Fukushima, Sendai, dan Marioka.

-          Shinkansen Akita

-          Shinkansen Yamagata

-          Shinkansen Joetsu

-          Shinkansen Nagano

-          Shinkansen Tokaido; bisa disebut arteri dari shinkansen di Jepang. Karena menghubungkan kota-kota besar di Jepang seperti Tokyo, Nagoya, Osaka. Membentang sepanjang 552,6 km.

-          Shinkansen Sanyo

-          Shinkansen Kyushu; menghubungkan Hakata dan Kagoshima-Chuo. Beroperasi antara Shin-Yatsushiro dan Kagoshima-Chuo.

-          Shinkansen Chuo

 

Macam-macam kereta shinkansen:

  • Hayabusa (The series E5 Shinkansen)

Hayabusa adalah shinkansen yang berjalan di atas rute Shinkansen Tohoku. Beroperasi antara Tokyo sampai Shin-Aomori/Sendai. Kecepatannya sampai 300 km/jam. Bahkan pernah mencapai 320 km/jam pada akhir Maret 2013.

  • Tsubame (The new series 800)

Beroperasi di rute shinkansen Kyushu. Versi lain dari kereta Kyushu shinkansen. Kecepatan maksimal 260 km/jam.

  • Nozomi (The N700 series)

Shinkansen yang terkenal diantara yang lain. Berjalan di atas rute shinkansen Tokaido. Kereta ini memiliki kecepatan hingga 270 km/jam. Menghubungkan tiga kota metropolitan Tokyo, Nagoya, dan Osaka. Setelah sampai Osaka, shinkansen Nozomi berjalan terus ke arah barat hingga mencapai kecepatan 300 km/jam.

  • Sanyo shinkansen (700 Hikari Rail Star Series)

Melaju di atas rute shinkansen Sanyo. Memiliki kompartemen khusus empat orang. Cocok untuk pertemuan kecil untuk business people on the go. Kecepatan maksimal 285 km/jam.

  • Joetsu shinkansen (E4 Max Rolling stock series)

Melaju di atas rute shinkansen Joetsu. Kecepatan maksimalnya 240 km/jam.

 

            Train Ticketing

     Untuk tiket kereta dapat dibeli di mesin penjual otomatis, loket di stasiun, ataupun online via internet.

Tata cara membeli tiket kereta di mesin penjual otomatis (vending machine):

1)      Tentukan tujuan kita dengan melihat peta yang tertera pada vending machine. Peta tersebut menunjukkan kereta, stasiun, dan daerah tujuan. Harga tiketpun tertera di peta tersebut.

2)      Masukkan uang ke dalam vending machine. Vending machine menerima uang dengan pecahan 10, 50, 100, 500, sampai 1000 yen.

3)      Pilih jumlah tiket yang akan dibeli.

4)      Tekan tombol yang menunjukkan jumlah total pembelian tiket.

5)      Ambil tiket yang keluar beserta uang kembailan (bila ada).

 

Untuk memesan tiket di loket penjualan ataupun online via internet, yang harus diperhatikan adalah informasi-informasi berikut ini: jumlah penumpang, tanggal keberangkatan, stasiun keberangkatan, stasiun tujuan, nama kereta, jam keberangkatan, ketentuan pemesanan tempat duduk atau tidak, dan ketentuan boleh merokok atau tidak.

 

Tiket kereta shinkansen agak berbeda dengan kereta-kereta biasa. Tiket shinkansen dibedakan menjadi dua kelas (ordinary dan green car). Kelas ordinary, harga tiketnya lebih murah daripada kelas green car. Selain itu, kelas green car memberi tempat yang lebih lapang untuk pijakan kaki. Untuk tempat duduk, di kelas ordinary ada 3x2 per baris. Sedangkan di kelas green car tempat duduk per barisnya 2x2.

 

Harga tiket shinkansen bervariasi. Dapat dipesan abonemen sesuai keinginan. Bisa 7 hari, 14 hari, ataupun 21 hari.

Tipe

Green car

Ordinary

Durasi

Dewasa

Anak-anak

Dewasa

Anak-anak

7 hari

¥37,800

¥18,900

¥28,300

¥14,150

14 hari

¥61,200          

¥30,600

¥45,100

¥22,550

21 hari

¥79,600

¥39,800

¥57,700

¥28,850

            *) Data tahun 2011. Sumber: www.japan-guide.com

 

Ticketing discount

Beberapa diskon diberikan untuk tiket kereta. Kalau ingin abonemen tiket kereta, JR menyediakan Japan Rail Pass untuk perjalanan satu arah dan berkali-kali. Japan rail pass akan lebih menghemat biaya transportasi.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Jepang dalam waktu singkat juga dapat memanfaatkan fasilitas Japan Rail Pass ini. Tiket ini tidak dapat dibeli di Jepang. Untuk membelinya, harus membayar di kantor perwakilan JR di luar Jepang. Setelah tiba di Jepang, nota pembelian kita akan ditukarkan dengan tiket Japan Rail Pass. Harganya bervariasi tergantung perjalanan, durasi, dan tempat duduk yang dipesan. Paling murah, untuk perjalanan 7 hari harganya ¥28,300 dan yang paling mahal, untuk perjalanan 21 hari (kelas superior) harganya ¥79,600.

Namun, ada kekurangan dari Japan Rail Pass ini. Tiket Japan Rail Pass dapat digunakan untuk naik kereta-kereta di Jepang kecuali kereta shinkansen Nozomi dan shinkansen Sanyo. Tiket Japan Rail Pass dapat digunakan di seluruh daerah operasi JR termasuk Hokkaido Rail Pass, JR East Pass, JR-West Rail Pass, dan JR-Kyushu Rail Pass.

Selain Japan Rail Pass banyak diskon lain yang juga diberikan untuk penumpang kereta, seperti:

  1. Seishun Juhachi Kippu: diskon tiket yang disediakan musiman untuk penumpang yang ingin menjelajahi Jepang. Tapi tidak dapat digunakan untuk kereta shinkansen. Diskon tiket dapat digunakan berkali-kali dan sejauh mungkin perjalanan sesuai keinginan di jaringan nasional JR berdasarkan batas waktu yang diberikan. Tidak ada batasan usia untuk membelinya.

Tiket ini dijual tiga kali dalam satu tahun. Saat musim semi, libur musim panas, dan libur musim dingin. Tiket dapat dibeli di seluruh stasiun JR di Jepang, midori-no-madoguchi, pusat layanan perjalanan, kantor-kantor perwakilan JR, dan travel agent. Pada tahun 2007 harga tiket ini ¥11,500.

  1. Hikari Hayatoku Kippu: diskon tiket 10%. Dapat digunakan untuk perjalanan menggunakan kereta Hikari yang melewati Tokyo, Yokohama, Nagoya, Kyoto, Osaka, Kobe, dan Himeji. Tiket harus dipesan paling tidak satu minggu sebelum hari keberangkatan.
  2. Hikari Kodama Jiyusekiyo Hayatoku Kippu: diskon tiket 25%. Dapat digunakan untuk kereta Hikari atau Kodama yang melintasi Nagoya dan Osaka. Cara pembelian sama dengan Hikari Hayatoku Kippu.
  3. Puratto Kodama Economy Plan: diskon 25%. Digunakan di kereta Kodama dengan pembelian minimal 1 hari sebelum hari keberangkatan. Diskon tiket ini biasanya memberikan soft drink, minuman keras, atau kopi sebagai bonus.

 

Manner di Dalam Kereta (電車でのマナー)

Di Jepang pada umumnya orang berpergian dengan menggunakan kereta, khususnya untuk kegiatan rutin seperti sekolah dan bekerja. Orang Jepang mampu konsisten dengan fasilitas transportasi ini karena beberapa hal termasuk karena ketepatan waktu kereta dan peraturan yang dijalankan ketika naik kereta. Peraturan ini bukan merupakan peraturan yang berada di bawah payung hukum. Peraturan ini adalah peraturan tidak tertulis, namun sudah disepakati olah semua orang Jepang sehingga tidak ada yang akan melanggarnya. Tidak ada hukuman dari pihak berwajib untuk pelanggarnya, tapi pada umumnya mereka yang melanggar akan mendapatkan hukuman sosial dari pengguna kereta yang lain. Karena dengan adanya peraturan tidak tertulis itu, semua orang akan terjaga kenyamanannya ketika berada di dalam kereta. Jadi sebisa mungkin, semua orang, baik orang Jepang maupun orang asing yang naik kereta harus menjaga manner mereka dalam kereta.Berikut ini adalah peraturan-peraturannya:

  • Menurut “tokyoguide.net”:
  1. Tidak berdiri di depan pintu termasuk ketika rush hour. Jika terpaksa berdiri di depan pintu, harus bersedia minggir ketika diminta. Hal ini dikarenakan orang yang berdiri di depan pintu akan membuat kemacetan, sebab orang yang mau naik-turun mengalami kesulitan.
  2. Tidak membawa ransel yang besar di punggung dan tidak meletakkan barang bawaan di lantai. Hal ini akan mengganggu orang yang akan lewat. Tas di punggung akan mempersempit space, sedangakan barang di lantai akan membuat orang tersandung. Sebaiknya juga tidak meletakkan barang bawaan di kursi. Kursi lebih baik digunakan untuk duduk, bukan menaruh barang. Barang yang besar diletakkan di bagasi Luc, sedangkan penumpang yang bisa duduk sebaiknya meletakkan barang-barangnya di bawah kursi (jangan lupa ketika akan turun).
  3. Utamakan orang yang akan turun terutama di stasiun besar seperti Shibuya, Shinjuku, Ikebukuro, dll. Karena terutama ketika Rush Hour, banyak yang turun di stasiun besar.
  4. Begitu melihat orang penuh di kereta, urungkan niat naik kereta tersebut dan mengambil kereta berikutnya. Karena pintu tidak akan tertutup kalau orang sesak sampai dekat pintu.
  5. Ada waktu yang cukup lama ketika kereta berhenti di stasiun. Tapi bukan berarti boleh santai dan mengulur waktu. Hal ini dikarenakan orang yang naik-turun kereta sangat banyak jadi perlu waktu lama kereta diberhentikan termasuk di stasiun desa dan kota.
  6. Nyalakan mode Silent pada ponsel ketika di dalam kereta. Selain itu, sebisa mungkin tahan panggilan. Jika berada di dekat kursi prioritas, matikan ponsel.

Selain peraturan-peraturan tersebut, ternyata di Jepang sudah dioperasikan kereta khusus perempuan. Kereta perempuan yang beroprasi sekarang adalah埼京線(Saikyou Line) dan中央線(Chuo Line). Yang pertama diperkenalkan adalah 埼京線.

  • Menurut “kotsu.metro.tokyo.jp” :
  1. sebaiknya mematikan ponsel jika mengganggu ketika menyala.
  2. tidak berisik. jika mendengarkan musik dengan ear phone, pastikan suara tidak bocor. sebaiknya tidak mengobrol. jika terpaksa akan mengatakan sesuatu, usahakan dengan suara seperti orang berbisik.
  3. tidak memaksakan naik kereta yang sedang berangkat. sebaiknya naik kereta berikutnya.
  4. tidak merias wajah di dalam kereta. karena hal ini akan mengganggu orang di sekeliling.
  5. patuhi kursi prioritas. Courtesy seats tersedia untuk orang tua, the disabled, ibu hamil, dan orang yang menjaga bayi. di dalam kereta terdapat poster yang menyebutkan courtesy seat.
  6. 女性専用車 (women-only car). kereta ini dioperasikan pada Rush Hour.  selain wanita, penumpang pria boleh menggunakan fasilitas ini, tapi hanya untuk balita, the disabled, dan pengasuh mereka. selain itu, sebenarnya tidak ada sanksi hukum untuk pelanggarnya, tapi umumnya pelanggar akan malu sendiri. di depan pintu terdapat tanda bahwa kereta ini adalah女性専用車.
  7. ibu hamil usia muda yang tidak mudah dikenali bahwa dia hamil, sebaiknya memperlihatkan simbol khusus yang menjelaskan kalau sedang hamil.  karena orang Jepang sangat melindungi kesehatan ibu hamil.

 

  • Beberapa manner lain juga ada. Misalnya:
  1. Tidak makan dan minum di dalam kereta. Terutama yang menimbulkan sampah.
  2. Tidak duduk dengan kaki terbuka lebar dan diangkat tinggi karena akan mengganggu orang lain.
  3. Tidak memperhatikan lawan jenis secara terus-menerus. Terutama untuk penumpang pria, sebaiknya tidak memandang bahkan menyentuh wanita karena belakangan ini di jepang banyak sekali terdapat chikan (sex abuser) yang kini populer sekali. Bila terjadi hal tersebut, pelaku bisa dilaporkan ke polisi.
  4. Tidak duduk di lantai, karena tidak ada banyak space yang ada hingga muat untuk duduk di bawah. Selain itu bisa mengganggu orang yang berjalan.
  5. Pakai masker bila sakit. Atau tutupi dengan kain atau tisu bila bersin atau batuk.

Masih banyak terdapat manner yang ditaati orang Jepang saat naik kereta.

 

  • Untuk memberitahukan manner ini pada semua orang, di beberapa stasiun dan beberapa kereta, terdapat poster-poster menarik. Isinya kebanyakan bukan larangan, tapi ajakan untuk melakukan hal yang lebih baik.

- Tidak berdiri di depan pintu
- tidak meletakkan barang bawaan di tempat yang mengganggu
- Utamakan orang yang akan turun terutama di stasiun-stasiun besar
- Jika kereta terlalu penuh, sebaiknya naik kereta berikutnya
- Nyalakan mode silent pada ponsel, tapi sebaiknya dimatikan. Hindari melakukan atau  menerima panggilan
- Tidak berisik
- Tidak bersolek di dalam kereta
- Tidak makan dan minum di dalam ketera, apalagi menimbulkan sampah
- Tidak duduk di lantai
- Tidak flirting dan melakukan kontak fisik pada lawan jenis.
- Pakai masker atau tutupi bila bersin dan batuk.

 

semua peraturan ini tidak hanya ditaati oleh warga asli Jepang saja, namun turis-turis dan pelajar asing juga wajib menaati peraturan tersebut.

 

 

 


 

 

Sebenarnya tulisan tersebut merupakan salah satu tugas dari mata kuliah "Nihon Jijo" (日本事情)atau situasi Jepang. Pasti sekarang anda berpikir, 'wah, mata kuliah salam Prodi Japanology UA semuanya bermanfaat!'. Tentu saja.

untuk yang ingin mendownload versi docx, silahkan download di link Download file ini!
Sebelumnya, saya ucapkan terimakasih banyak pada Citra Ayu dan Ayu Puspita, yang telah membantu penyusunan tulisan tersebut. Kawan, mari terus berkarya!

Terima kasih telah membaca,

Sicha Tri 140113 


1. dedy

pada : 15 December 2013

"terima kasih atas infonya..ini termasuk mata pelajaran nihon jijo jg...
terima kasih banyak arigatou gozaimashita"


2. maya

pada : 06 February 2014

"lengkap artikelnya, saya numpang copy ya buat tugas b. Jepang arigatou"


3. Boku no Blog

pada : 25 March 2014

"Terima kasih Sicha chan, artikel mengenai alat transportasi di jepang detail sekali..

Salam kenal dari Boku no Blog

よろしくお願いします。"


4. Sicha

pada : 21 July 2014

"sama-sama...
senang bisa membantu!!!
yoroshiku onegaishimasu~ :)"


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :